Penderita Diabetes : Boleh Konsumsi Mangga?

Penderita Diabetes : Boleh Konsumsi Mangga?

Mangga merupakan buah buahan tropis yang umumnya sangat mudah kita jumpai di Indonesia. Selain rasanya yang manis, mangga juga kerap menjadi incaran di siang hari sehabis makan siang. Buah mangga yang berwarna kuning mempunyai serat yang tingdi dan kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh kita.

Tidak hanya itu saja kandungan yang dimiliki oleh mangga, beragam vitamin seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin E dan K bisa kita dapatkan saat mengkonsumsi buah mangga. Buah mangga mengandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga tidak heran jika buah mangga mempunyai rasa yang sangat manis.

Seorang penderita diabetes mungkin mempunyai masalah jika mengkonsumsi makanan dengan rasa manis yang berlebihan. Banyak orang yang menderita diabetes biasanya akan menghindari mengkonsumsi buah mangga. Berdasarkan penelitian dari sumber buku Healing Foods yang di tulis oleh Mirrian Polunin menunjukkan bahwa buah mangga mengandung enzim yang dapat membantu tubuh memecahkan protein dan juga serat.

Buah mangga juga sangat efektif untuk menjaga fungsi pencernaan agar dapat melakukan kerja tubuh dengan baik. Untuk penderita diabetes sebenarnya tidak disarankan untuk mengkonsumsi buah mangga dalam jumlah yang banyak. Konsumsi buah mangga dengan cara di jus juga tidak di perbolehkan bagi seorang penderita diabetes. Penderita diabetes yang ingin mengkonsumsi mangga harus memperhatikan jarak konsumsi makanan dengan konsumsi mangga.

Rentan waktu yang di anjurkan adalah 1 jam setelah mengkonsumsi makan siang. Menjaga dan memeriksa kadar gula setelah mengkonsusi buah mangga sangat di perlukan untuk seorang penderita diabetes sebab jika kadar gula meningkat sebesar 25% setelah mengkonsumsi buah mangga maka hal ini perlu di larang bagi penderita diabetes tersebut.

Respon tubuh setiap orang memang berbeda beda terhadap makanan yang di konsumsi maka sangat perlu di perhatikan perubahan yang terjadi pada tubuh kita ketika mengkonsumsi sesuatu yang berkenaan dengan penyakit yang kita derita. Kesalahan mengkonsumsi makanan dapat memperburuk keadaan tubuh kita atau mungkin berakibat fatal di kemudian hari.

3 Manfaat Jeruk Nipis Untuk Diet

Jeruk nipis

Jeruk nipis adalah salah satu buah dengan rasa yang sangat asam. Meski memiliki rasa yang bisa buat mata kelilipan, namun jeruk nipis terbukti memiliki berbagai manfaat. Jeruk nipis sering dijadikan bahan bumbu dapur hingga menjadi cairan pembersih. Tidak sampai disitu, anda tentunya sudah pernah mendengar tentang diet jeruk nipis, kan?. Cara diet dengan meminum air perasan jeruk nipis hangat 3 kali dalam sehari untuk membantu menurunkan berat badan. Inilah 3 manfaat jeruk nipis untuk diet.

Baik bagi sistem pencernaan
Jeruk nipis adalah salah satu buah yang kaya akan senyawa flavonoid. Senyawa ini dapat membantu anda dalam menjaga sistem pencernaan kita. Namun perlu anda ketahui juga bahwa di dalam jeruk nipis ini terdapat zat asam citrus yang cukup banyak sehingga sangat tidak disarankan bagi anda yang memiliki masalah pada kesehatan lambung.

Menunda rasa lapar
Menurut berbagai penelitian, mengungkapkan bahwa mengonsumsi buah-buahan dan sayur mayur yang kaya akan serat dapat membantu anda dalam menunda rasa lapar. Jadi jeruk nipis benar adalah media yang tepat bagi anda untuk menurunkan berat badan.

Membakar Lemak
Nah, anda pasti pernah mendengar bahwasannya jeruk nipis dapat membakar lemak. Hal tersebut tidaklah benar, jeruk nipis tidak dapat membakar lemak, namun dapat mengoptimalkan pembakaran lemak. Jadi sebenarnya tanpa olahraga, lemak anda tidak akan habis terbakar hanya dengan jeruk nipis saja.