manfaat mengkonsumsi biji kuaci

biji kuaci

Siapa yang tidak mengenal jenis biji-bijian yang satu ini, “kuaci” di Indonesia sendiri banyak prusahaan yang mengolah kuaci dari berbagai jenis kuaci ada yang dari biji buah labu dan dari biji semangka tapi yang paling di gemari adalah kuaci dari bunga matahari, Selain rasanya yang lezat dan gurih ternyata dari biji kuaci yang kecil ini terdapat banyak sekali manfaat yang baik buat tubuh kita berikut beberapa manfaat dari kuaci.

1. Dalam 100 gram kuaci biji bunga matahari juga terkandung sekitar 270 hingga 289 mg fitosterol yang baik untuk merendahkan kadar kolesterol di dalam darah, meningkatkan respon imun, menyehatkan jantung, serta dapat menurunkan resiko sebagian jenis kanker.

2. Kuaci dari biji bunga matahari juga memiliki kandungan fosfor yang sangat baik, dalam setiap 100 gramnya terdapat +/- 705 hingga 755 mg fosfor yang baik untuk membantu proses pembentukan masa tulang dan gigi, sehingga dengan begitu dapat menurunkan resiko penyakit osteoporosis.

3. Selain itu, kuaci juga kaya akan kandungan folat yang sangat baik untuk membantu proses pembentukan sel-sel tubuh baru serta menutrisi otak, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh wanita hamil. Selain itu, folat juga berperan penting menurunkan resiko penyakit kardiovaskular.

4. Serat pangan yang ada pada kuaci juga sangat baik untuk membantu mengontrol tingkat kolesterol dalam darah.

5. 80% kandungan lemak yang terdapat dalam kuaci adalah lemak tak jenuh (lemak baik) serta kandungan asam linoleat yang mencapai 62%. Dari hasil penelitian menunjukkan makanan yang banyak mengandung lemak tak jenuh sangat baik untuk membantu menurunkan tingkat kolesterol jahat dalam darah serta meningkatkan kadar kolesterol baik dengan begitu akan dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan atau penyakit kardiovaskul.

6. Kuaci juga banyak mengandung vitamin E, manfaat dari vitamin E yaitu vitamin yang mampu bertindak sebagai antioksidan dan anti radang. Vitamin E berguna untuk : Menurunkan resiko penyakit kardiovaskular (jantung), Menurunkan resiko terjadinya plak pada pembuluh darah, Menurunkan resiko gangguan penyakit kanker kolon, Mengurangi tingkat keparahan serta hot flush yang terjadi pada wanita yang sedang dalam masa menopause, Menurunkan resiko komplikasi diabetes, Menurunkan tingkat resiko gangguan penyakit yang dipengaruhi oleh radikal bebas dan radang seperti asma, osteoarthritis, rheumathoid arthritis, Melindungi daya ingat otak dan membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *