Ternyata Bermain Tidak Hanya Untuk Anak-Anak

Kata bermain sering kali dikonotasikan karena paradigma sosial yang pekat sejak dulu. Bermain dianggap sesuatu yang tidak berguna dan hanya membuang-buang waktu saja. Namun tahukah anda bahwa saat ini pembelajaran bagi anak-anak sudah banyak disisipkan dengan prinsip permainan? Mengapa bisa terjadi hal sedemikian? Hal tersebut dikarenakan bermain dapat merangsang keseriusan akan proses dan keingintahuan akan hasil dari permainan. Rangsangan tersebut datang secara langsung dari rasa keseruan dari permainan yang dimainkan. Oleh karena itu, permainan semakin banyak disisipkan dalam kurikulum pembelajaran anak-anak.

Perlu anda ketahui bahwa ternyata bermain tidak hanya untuk anak-anak saja. Bermain ternyata juga bermanfaat bagi orang dewasa bahkan untuk orang lanjut usia. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa orang yang bermain game minimal 60 menit sehari memiliki otak yang lebih responsif dibandingkan mereka yang tidak. Dengan menghabiskan waktu anda bermain seperti permainan papan atau kartu akan membuat otak anda tetap terlatih. Namun jika anda adalah orang dewasa yang telah berumur terkadang akan memiliki kesulitan untuk menemukan teman untuk bermain. Hal tersebut adalah hal yang lumrah karena teman-teman anda pasti kebanyakan memiliki aktivitas mereka masing-masing.

Alternatif yang bisa diambil adalah bermain online, permainan papan ataupun kartu banyak disediakan secara online. Catur online atau poker online juga dapat memberikan anda teman baru karena dilengkapi fitur perpesanan di dalam permainan. Hal tersebut juga dapat menjaga keterampilan anda dalam berkomunikasi dan bersosialisasi. Jadi tunggu apa lagi? Segera cari permainan yang anda sukai, lepaskan stress kehidupan sehari-hari anda dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *